08.00 - 16.00
Senin - Jumat
Pernah merasa ‘terseret’ melakukan sesuatu karena tidak enak dengan teman? Artikel ini membahas seni dalam memilih lingkaran pertemanan, sebuah keputusan yang menurut Nabi SAW bisa menentukan ‘warna’ agama dan masa depan kita. Bukan tentang menjadi eksklusif atau sombong, tulisan ini adalah panduan hangat untuk mengenali sahabat sejati yang mendekatkan pada kebaikan, dan cara bijak menjaga jarak dari hubungan yang ‘beracun’. Temukan ‘checklist’ praktis untuk menemukan teman yang menjadi penyejuk hati di dunia dan, insya Allah, saling mencari di surga.
Setelah menyadari betapa pentingnya jejak digital di Bagian 1, kini saatnya mengambil kendali. Artikel lanjutan ini adalah panduan langkah demi langkah yang praktis bagi remaja dan orang tua untuk menjadi arsitek bagi reputasi online mereka. Mulai dari cara menjadi "detektif" untuk diri sendiri, melakukan "operasi bersih-bersih" pada konten lama, hingga jurus jitu untuk mulai membangun citra positif dengan metode THINK (True, Helpful, Inspiring, Necessary, Kind). Ini adalah resep lengkap untuk mengubah jejak digital dari sumber kecemasan menjadi sebuah portofolio kebanggaan.
Setiap kali anak kita mem-posting, me-like, atau memberi komentar di dunia maya, mereka meninggalkan sebuah "jejak digital". Jejak digital ini lebih dari sekadar kenangan—ia adalah sebuah "CV abadi" yang bisa menentukan masa depan pendidikan, karier, bahkan reputasi mereka. Bagian pertama ini akan membuka mata kita tentang apa itu jejak digital dan mengapa kita harus peduli, serta mengaitkannya dengan konsep pertanggungjawaban dalam Islam, di mana setiap ketikan jari kita akan tercatat dan dimintai pertanggungjawaban.
Di era modern yang serba cepat, setiap orang tua dihadapkan pada tantangan besar: bagaimana mempersiapkan anak agar tidak hanya unggul secara akademik dan siap menghadapi persaingan global, tetapi juga tumbuh menjadi pribadi yang berakhlak mulia dengan pondasi iman yang kokoh. Banyak yang bertanya, mungkinkah kedua hal tersebut berjalan beriringan tanpa mengorbankan salah satunya?
Artikel lanjutan ini adalah 'buku menu' yang penuh dengan ide-ide aktivitas seru dan berkesan untuk mengisi akhir pekan digital detox Anda. Mulai dari ritual pagi yang menenangkan, petualangan kreatif di siang hari, hingga malam yang hangat dan penuh cerita, temukan inspirasi kegiatan tanpa layar yang akan membuat seluruh anggota keluarga lupa pada gawainya.
Di dunia yang tanpa batas saat ini, persaingan tidak lagi hanya terjadi di tingkat lokal, tetapi sudah merambah ke panggung global. Untuk itu, membekali anak dengan keunggulan akademik yang diakui secara luas bukan lagi sekadar pilihan, melainkan sebuah kebutuhan strategis. Prestasi dalam kompetisi akademik, baik di tingkat nasional maupun internasional, adalah salah satu tolok ukur paling nyata dari kesiapan seorang siswa untuk menjadi pemimpin masa depan.
Mengembangkan Kecerdasan Anak Menuju Generasi Qur’ani Yang Berakhlak Mulia Dan Berwawasan Global Untuk Memenuhi Peran Mereka Sebagai Khalifah Di Muka Bumi.
> Read More